Sabtu, 17 Maret 2012

Laut Kotabaru Aman

BMKG: Laut Kotabaru Aman Seminggu Kedepan

KOTABARU – Beberapa hari ini cuaca di Kotabaru terlihat kurang bersahabat, hujan dan hembusan angin. Kapal-kapal nelayan pun terlihat banyak yang merapat ke pinggiran perairan Kotabaru. Namun Staf Pengamat BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika), Fajar mengatakan kalau untuk semiinggu kedepan perairan di Kotabaru diperkirakan masih dalam kondisi aman. “Ketinggian gelombang sekitar 1 meter,” ujarnya.

Dia berjanji akan terus memantau keadaan cuaca di Kotabaru, karena bagaimanapun, katanya, pihaknya mempunyai tugas mengabarkan keadaaan cuaca kepada masyarakat. “Sukurlah kalau BMKG memperhatikan kami dalam bidang pengakabaran cuaca. Karena selama ini kami merasa kesulitan dalam memperolah kabar-kabar dari BMKG,” ujar H Badaruddin salah satu tokoh nelayan di Kotabaru.

Meski keadaan cuaca sering hujan dan ditingkahi angin yang lumayan kencang, tapi memang para nelayan Kotabaru tetap meneruskan pekerjaannya sehari-hari, melaut. Bahkan beberapa nelayan bagang di Lontar yang sebulan lampau dihantam badai, sekarang satu-persatu mulai lagi mendirikan bagang. “Ini sudah kewajiban, mas, kalau kami tidak melaut kami mau makan apa?” ujar Amir salah satu nelayan bagang Pulau Laut Barat kepada Radar lawat seluler.

Memang selama ini Kotabaru dikenal sebagai salah satu penghasil laut di Kalsel, maka jangan heran kalau banyak dari penduduknya yang bekerja sebagai nelayan. Dan seperti tutur Ketua DPRD Kotabaru, Alpidri Supian Noor, bahwa sedari dulu setiap tahun nelayan di Kotabaru selalu terbentur dengan musim yang tidak bersahabat. “Mengenai bagang yang pernah dihantam badai, memang seperti itu, sejak zaman nenek moyang,” ujarnya.

Meski demikian, Fajar juga tetap menyarankan kepada para nelayan di Kotabaru agar juga menerka keadaaan cuaca berdasarkan pengalaman mereka selama bertahun-tahun melaut. Karena, tambahnya, pihak BMKG sendiri sifatnya disini hanyalah melakukan pengamatan, dan yang namanya cuaca itu bisa berubah dalam sesaat. “Jadi kami hanya memperkirakan, sedangkan kepastian cuaca bukan kesanggupan kami mengatakannya,” ujarnya menutup pembicaraan dengan Radar. (mr-119)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar